Tips Perawatan Mesin Laminasi Agar Tetap Awet

Mesin laminasi merupakan mesin yang umumnya ada di usaha fotokopi atau percetakan. Mesin ini tentu dijual dengan harga yang cukup mahal, maka dari itu harus dirawat secara rutin agar mesinnya awet.

Untuk Anda yang baru memulai usaha percetakan dan baru memiliki mesin laminating, maka wajib mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk perawatan mesin ini. Berikut beberapa tipsnya.

1. Lakukan Pembersihan

Untuk mesin ini maka anda harus melakukan pembersihan secara rutin. Anda wajib membersihkan bagian luar mesin dari debu atau kotoran. Namun sebelum pembersihan matikan terlebih dahulu mesin dan tunggu sampai mesin dingin.

Mesin yang masih panas setelah digunakan, jika langsung dibersihkan akan membuat bahaya diri Anda sendiri. Pembersihan mesin bisa menggunakan kain lap kanebo ataupun kain dengan tekstur yang lembut. Lalu bersihkan mesin secara perlahan.

Pembersihan mesin tidak boleh menggunakan cairan pembersih dengan molekul kasar, alkohol ataupun bensin. Hal ini untuk menjaga komponen mesin agar tidak mudah rusak. Komponen mesin laminating umumnya rentan sekali rusak. Maka disarankan melakukan pembersihan mesin hanya dengan kain lembut yang sedikit diberi air agar lembab.

2. Pakai Kantong Pembawa

Perlindungan rol sangat penting dilakukan agar tetap bersih. Maka dari itu, Anda bisa gunakan kantong pembawa agar rol tidak mengalami kontak yang disengaja. Kantong pembawa ini bisa menjaga rol agar tetap bersih dan bisa digunakan lebih awet.

3. Jangan Gunakan Benda Tajam

Saat membersihkan bagian roll meskipun ada kotoran yang cukup membandel melekat pada bagian tersebut anda tidak boleh menggunakan benda tajam. Seperti misalnya pisau atau gunting, tidak boleh digunakan karena bisa merusak bentuk silikon pada roll. Bentuk silikon yang berubah akan mempengaruhi hasil laminating.

4. Hindari Laminasi Bahan Logam

Anda harus menjaga mesin laminasi agar tetap awet dengan tidak menggunakan logam atau glitter untuk proses laminasi. Bahan logam atau glitter yang di laminasi bisa merusak komponen mesin pemanas. Biasanya untuk hal-hal seperti ini sudah tercantum pada buku manual panduan yang diberikan saat pembelian mesin laminasi.

5. Selalu Matikan Mesin Setelah Selesai Dipakai

Jangan lupa setelah mesin tidak digunakan lagi maka harus dimatikan. Mesin untuk laminating yang dinyalakan terus-menerus meski tidak digunakan akan membuat komponen mesin jadi rusak.

Perlu diketahui pula, saat pembersihan mesin jangan sembarangan membuka mesin jika anda bukan profesional. Apalagi untuk orang yang sembrono dan tidak hati-hati, membuka mesin ini akan membuat sirkuit elektronik terpengaruh atau bisa saja rusak. Jika sirkuit elektronik mengalami kerusakan maka bisa menyebabkan korsleting dan membahayakan.

Itu tadi beberapa tips yang dilakukan untuk perawatan mesin laminasi. Untuk Anda yang berencana membeli mesin untuk laminasi ini maka bisa membelinya dengan mudah pada distributor nomor satu di Indonesia yaitu Maxipro. Maxipro merupakan distributor untuk mesin percetakan, salah satunya mesin untuk laminating. Harga yang ditawarkan untuk mesin percetakan yang ada di Maxipro juga terbilang sangat kompetitif.

Untuk Anda yang ingin langsung mengunjungi showroom dari Maxipro, distributor ini memiliki suara yang tersedia di dua tempat yakni Jakarta dan Surabaya. Tidak perlu dikhawatirkan lagi kualitas dari produk-produk yang ada di Maxipro, karena kualitasnya terjamin dan memiliki quality control sesuai standar operasional. Sebelum melakukan pengiriman produk, tim Maxipro melakukan pengetesan terlebih dahulu untuk produk yang akan dikirim ke alamat Anda. Temukan mesin laminating lengkap hanya di Maxipro.